" I hear only what I want to hear.
But I have to believe in something
have to believe in just one thing"
- Supertramp, A Soapbox Opera.
Perjumpaan pertama dengan Progressive Rock sebetulnya tidaklah terlalu proggie. Album musik pertama yang saya miliki adalah Abacab dari Genesis. Album yang sebetulnya tidak terlalu memperlihatkan sisi progressive rock yang sebenarnya. Tetapi untuk saya, seorang anak SMP pada tahun 80an, album itu benar-benar luar biasa.
Di jaman punk mulai muncul, dan iklim musik di Indonesia masih bergenre pop, Genesis benar-benar terasa berbeda. Genesis-lah yang membuka mata, telinga dan hati saya untuk genre yang akhirnya banyak sekali mewarnai hidup saya.
Ada perasaan yang berbeda ketika mendengarkan musik progressive ini. Musik yang kompleks dan tidak biasa, lirik yang tidak bercerita tentang cinta, lagu-lagu yang panjang dengan tema. Semua membuat perasaan yang aneh pada saya sejak saat itu. Apalagi setelah saya mulai memiliki album-album genesis periode awal yang masih dimotori Peter Gabriel. Ada perasaan bangga ketika mendengarkan musiknya dan membayangkan bahwa banyak orang yang tidak tahu akan keberadaan musik yang sedemikian indah.
Walau hingga kini Genesis telah banyak berubah, tapi buat saya Genesis tetap group progrock nomor wahid.
Keep progging!
But I have to believe in something
have to believe in just one thing"
- Supertramp, A Soapbox Opera.
Perjumpaan pertama dengan Progressive Rock sebetulnya tidaklah terlalu proggie. Album musik pertama yang saya miliki adalah Abacab dari Genesis. Album yang sebetulnya tidak terlalu memperlihatkan sisi progressive rock yang sebenarnya. Tetapi untuk saya, seorang anak SMP pada tahun 80an, album itu benar-benar luar biasa.
Di jaman punk mulai muncul, dan iklim musik di Indonesia masih bergenre pop, Genesis benar-benar terasa berbeda. Genesis-lah yang membuka mata, telinga dan hati saya untuk genre yang akhirnya banyak sekali mewarnai hidup saya.
Ada perasaan yang berbeda ketika mendengarkan musik progressive ini. Musik yang kompleks dan tidak biasa, lirik yang tidak bercerita tentang cinta, lagu-lagu yang panjang dengan tema. Semua membuat perasaan yang aneh pada saya sejak saat itu. Apalagi setelah saya mulai memiliki album-album genesis periode awal yang masih dimotori Peter Gabriel. Ada perasaan bangga ketika mendengarkan musiknya dan membayangkan bahwa banyak orang yang tidak tahu akan keberadaan musik yang sedemikian indah.
Walau hingga kini Genesis telah banyak berubah, tapi buat saya Genesis tetap group progrock nomor wahid.
Keep progging!

.jpg)
.jpg)
.jpg)
Komentar
Posting Komentar